Orang yang sedang mengalami depresi , tidak tampak sedih, muram dan sebagainya.
dan selalu menyembunyikan depresi mereka dengan tampil menjadi seorang yang sangat humoris, ceria , friendly bahkan beberapa menjadi motivator.
Contohnya adalah nadia , dia adalah remaja putri yang sangat periang, hebat dalam seni visual dan pandai menggambar manga dan karakter anime , nadia sama sekali tidak terlihat di raut mukanya bahwa dia tengah mengalami depresi.
DiUmur yang baru menginjak 14 Tahun, dia sudah kelihatan anak yang cerdas , bisa dia lihat dari gambar - gambar dia yang udah sangat bagus , bahasa inggris nya lumayan , dan tentu dari bukti chatan nya dia yang setiap kalimat nya nunjukin klo dia sudah dewasa .
Anak ini masih berusia 14 tahun saat memutuskan lompat dari lantai 4 sekolahnya.
dimana ketinggian seperti itu, sudah lebih cukup mematahkan tulang manusia, sekalipun dia tidak mati saat melompat .
Usianya masih sangat belia, tapi depresi memang tak kenal ampum berapun usianya.
Depresi juga bisa karena Pekerjaan, kurang kasih sayang , Putus cinta dan sebagainya .
Apakah dia tidak takut mati , dan tidak takut dengan rasa sakit ?
tentu dia tidak sakit .
Tapi depresi mengalahkan akal sehatnya sudah menutupi pikirannya .
Dan kita tidak berhak menghakimi nadia karena bubuh diri. percayalah , anda tidak akan menghakimi nadia bila anda tahu seberapa gila dan sakit nya depresinya dia.
"KARENA TIDAK SEMUA ORANG DICIPTAKAN DENGAN MENTAL BAJA"
Ada yang terus bertahan ketika mengalami depresi, ada yang bertahan lalu menyerah , dan ada juga yang langsung menyerah begitu saja.
Nadia adalah pribadi yang kedua, dia bertarung dengan kisah hidupnya yang penuh dengan sunyi , senyap , kesepian , butuh kasih sayang , butuh motivasi .
Ketika sang ibunda , satu - satunya tempat nadia bisa berlabuh ketika letih akan kejamnya hidup , dengan meniggalkan nadia dengan beristirahat .
Lalu terpaksa menyerah , karena sudah tidak kuat memikul beban depresi dan perih kehidupan di pundaknya .
dilihat dari foto dilengan nya terdapat luka sayatan pisau karena melakukan self injury,
sudah menjadi bukti kuat bahwa nadia sedang mengalami depresi , sudah pasti.
Dan sayatan dilengan nadia itu ada banyak bukan cuma 1 dan 2.
mungkin nadia sudah candu dengan namanya"pain offset relief".
dimana menuruh psikolog, orang-orang yang melakukan self injury
adalah orang-orang yang menderita depresi sangat parah , dan menderita bipolar atau skizofrenia, dan orang-orang yang sudah siap untuk bunuh diri.
Versi asli dari kasus nadia masih simpang siur .
Beberapa orang bilang nadia bunuh diri karena bullying , beberapa bilang nadia KDRT dirumah nya .
entah kedua nya, atau malah kedua nya benar ?
Saya memilih yang keduanya benar . tidak mungkin nadia sampai nekat bunuh diri bila lingkungannya ramah padanya .
karena sebelum saya membuat postinga blog ini , saya mencari tahu apah yang terjadi dengan nadia.
Dan kita tidak akan berhenti menviralkan ini sampai keadilan adan untuk almarhumah nadia .
karena dia pantas mendapatkannya .
Selamat jalan adik manis nadia ..
beristirahatlah dalam damai . kau tidak salah karena melawan depresi sama semacam kanker , ia adalah lawan yang tangguh . yang salah adalah orang-orang yang membuat mu harus bertarung dengan depresianya sendiri .
hanya do'a saja yang kusampaikan
Alfatihah ..
#NADIA








Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus