Langsung ke konten utama

MENGHORMATI ORANG TUA #BERG32AK






Kedua orang tua secara fitrah akan terdorong untuk mengayomi anak-anaknya; mengorbankan segala hal, termasuk diri sendiri. Seperti halnya tunas hijau menghisap setiap nutrisi dalam benih hingga hancur luluh; seperti anak burung yang menghisap setiap nutrisi yang ada dalam telor hingga tinggal cangkangnya, demikian pula anak-anak menghisap seluruh potensi, kesehatan, tenaga dan perhatian dari kedua orang tua, hingga ia menjadi orang tua yang lemah jika memang diberi usia yang panjang. Meski demikian, keduanya tetap merasa bahagia! Adapun anak-anak, secepatnya mereka melupakan ini semua, dan terdorong oleh peran mereka ke arah depan. Kepada istri dan keluarga. Demikianlah kehidupan itu terdorong. Dari sini, orang tua tidak butuh nasihat untuk berbuat baik kepada anak-anak. Yang perlu digugah emosinya dengan kuat adalah anak-anak, agar mereka mengingat kewajiban terhadap generasi yang telah menghabiskan seluruh madunya hingga kering kerontang. Al-Quran memberikan pengkhususan dalam birrul walidain ini saat kondisi mereka tua renta, yaitu:
1. Jangan mengatakan kata uffin (ah)
2. Jangan membentak
3. Ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
4. Rendahkanlah dirimu terhadap mereka dengan penuh kesayangan
5. Dan do’akanlah mereka. Kata uffin dalam bahsa Arab berati ar-rafdu (menolak).
Jadi janganlah kita mengatakan kata-kata yang mengandung makna menolak, terkhusus dalam memenuhi kebutuhan mereka. Karena pada umur lanjut inilah kebutuhan mereka memuncak, hampir pada setiap hitungan jam mereka membutuhkan kehadiran kita disisinya. Sedimikian pentingnya perintah birrul walidain ini, sehingga keridhoan mereka dapat menghantarkan sang anak kedalam surga-Nya. Rasulullah saw bersabda “Barang siapa yang menajalani pagi harinya dalam keridhoan orang tuanya, maka baginya dibukakan dua pintu menuju syurga. Barang siapa yang menjalani sore keridhoan orang tuanya, maka baginya dibukakan dua pintu menuju syurga. Dan barang siapa menjalani pagi harinya dalam kemurkaan orangtuanya, maka baginya dibukakan dua pintu menuju neraka
.رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DEPRESSION LOOKING FOR WORK

Aku Paham Depresi itu hanya fase hidup , Fase hidup yang sebenarnya bisa aku lewati. Tapi aku tidak kuat lagi  Aku ingin mengakhiri semua nya  Sekarang aku tau yang membuat aku seperti ini karena membanding bandingkan. Aku sedih sekarang karena teman aku yang baru aja dapat kerjaan . Sedangkan aku, masih mecari pekerjaan . Tidak peduli seberapa hebatnya kamu atau seberapa kekurangannya kamu Seberapa berduitnya kamu atau seberapa miskinnya kamu   Selama kamu masih membanding bandingkan , diri kamu . Kamu akan selalu sulit , Takut dan depresi . Kebahagiaan kamu itu bukan dari apa yang kamu dapat tapi seberapa pandai kamu melihat, semakin sedikit kamu mengeluh semakin mudahnya kamu bahagia. Sengsara dan tidak bahagia itu karena kamu terlalu fokus dengan apah yang tidak kamu miliki Tapi bila kita menghargai apa yang kita punya dan FOKUS kita akan menjadi apah , Kita akan lebih baik . Hargai diri kamu  dan bersyukur i...

Jalan Masih Panjang Jangan Pernah Menyerah

  Apapun mereka bilang tekad ku takan hilang Jalan ku masih panjang garis akhir yang ku pandang, Sejarah mulai saat ku langkahkan kaki ini    Cibiran tantangan ku gambar disinih terseok mata kaki Tegar di mata hati Lupakan kebiasaan buruk meratapi  Kantong kosong ringankan gerak waktu kan Mengisi pundi dengan emas perak. Rangkai kata bait perbait jadi penat angkat suara Ku yang tadinya senyap Suatu gelap jadi luas terang pijakan kokoh cahaya benderang dengan kesombongan awal dari kehancuran Lupa nurani saat harta bertaburan silau gemerlap Buat gerak ta beraturan lapis sambungan Untuk berencana yang beraturan Tak selamanya langit kelabu Tak selamanya nasib mengadu Ubah situasi hidup dan segi mutasi Langkah demi langakah Kuhadapi Serangan bertubi tubi ku tangkis Harapkan masa depan ku taktis Walau berpeluh bertangis tangis    Yang lemah akan kuat berganti rupa Posisi belakang ke depan berubah tidak...

KETIKA HAL BURUK TERJADI !

Ketika semua hal buruk terjadi pada dirimu, Dimana kamu tidak bisa menahan tetesan air mata . Karena begitu Berat yang kau alami. Rasa nya ingin meledak kepala ini , Dan Terus menangis sekencang - kencangnya. Masalah hidup apah yang kau alami ? Apahkah kamu sudah berusaha keras ? T api hasil nya enggak ada ? Pada Masa Terpuruk dan menyakitkan itu akan menjadikan momen kamu untuk tumbuh dan menjadikan kamu orang yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Mungkin pada saat itu kamu tidak kuat dan tidak ada keinginan untuk berubah karena rasanya begitu sakit. Momen terpuruk itu akan terus membuat kamu sengsara dan tidak ada manfaatnya kecuali kamu yakin. Bahwa itu hanya sementara dan kamu akan menjadi ORANG YANG LUAR BIASA Tidak penting hal apa yang terjadi padamu yang terpenting adalah kamu akan tumbuh seperti apah ... Percayalah dengan kata hatimu dan apah yang kamu yakini selama ini Akan menuntun mu menemukan satu titik terang dan k...